Kunikmati waktu berlalu semalam
Dikampung sunyi lengang temaram
Tanpa ngiang suara - suara riang
Dari anak - anak yang malang
Hingga air mataku pun berlinang
Dimana mereka...........?
Yang berlari bekejar - kejaran
Menunggang kerbau dipematang
Umpet - umpetan dibalik rerimbunan
Berkelahi dengan dorong - dorongan
Sepi begitu kentara terasa
Saat meunasah tanpa suara gaduh
Bocah - bocah mengeja huruf hijaiyah
Yang ditingkahi sabetan rotan
Dari ustadz - ustadzah yang menenangkan
Saat sebuah warna ceria telah tiada
Pergi hanya dalam sekejab mata
Meninggalkan kehidupan desa tercinta
Dalam tragedi terdasyat di dunia
Hati mana takkan berduka lara
Anak - anak adalah permata
Warnanya adalah keindahan suasana
Tingkahnya adalah pelajaran berharga
Tanpanya kehidupan begitu terasa hampa
Itulah yang sekarang aku rasa
Kampungku kini terasa amat sunyi
Saat bocah - bocah kecil tiada lagi
Menghiasi kehidupan sehari - hari
Hingga menangis aku semalam
Menanti masa itu akan kembali
Senin, 02 Juni 2008
Diposting oleh maira_chan di 21.19 0 komentar
Senin, 26 Mei 2008
KETIKA
Ketika manusia tanpa nafsu
Terlihat jelas realita hidup
Ketika manusia mengilusi dengan nafsu
Terlihat jelas angkara murka
Ketika manusia tanpa malu
Terlihat jelas aurat mereka
Ketika manusia - manusia bersalah
Terlihat jelas mereka makhluk biadab
Ketika manusia sadar akan hidup
Terlihat jelas mereka makhluk ILAHI.
Diposting oleh maira_chan di 19.40 0 komentar
Langganan:
Postingan (Atom)